Silakan Berkunjung

Sederhana, namun diharapkan penuh manfaat dan pelajaran. Itulah salah satu tujuan kami mendirikan Kerajaan Banjar Virtual ini, didasari kekhawatiran akan hilangnya budaya Banjar apabila tidak dipelihara, web ini dipersembahkan sebagai dokumentasi digital bagi karya tulis dan adat hidup sehari-hari urang Banjar. Semoga web ini bisa menjadi salah satu alat pelestarian Budaya Banjar melengkapi cara-cara pelestarian budaya Banjar yang kawan-kawan lain sudah lakukan sebelumnya.
Ditulis Oleh Anak Sultan pada 09.11.10

Bukti Sifat Keras Urang Banjar

Tulisan ini diilhami dari sebuah laporan dari orang-orang VOC yang bertugas di Kerajaan Banjar kepada Residen de Lilc.
Pada masa itu adalah masa pemerintahan Sultan Mohammad Aliuddin Aminullah sekitar tahun 1758 – 1761, meskipun pemerintahannya hanya berlangsung selama 3 tahun tetapi Sultan Aliuddin Aminullah mempunyai sikap politik yang sangat keras kepada VOC, berbagai macam peraturan dagang selalu dibuat sehingga lebih menguntungkan pihak Kerajaan Banjar. Pemimpin-pemimpin VOC yang akan berhubungan dengan Sultan Aliuddin Aminullah harus sangat berhati-hati supaya Sultan tidak tersinggung demi lancarnya arus perdagangan mereka, karena menurut pengakuan mereka Urang Banjar sangat keras wataknya apabila tersinggung.

Hal ini dibuktikan dengan sebuah laporan VOCĀ  kepada Residen de Lilc yang berbunyi :

Residen jangan mengira bahwa di Banjar ini sama halnya dengan di Banten atau Jawa. Orang Banten atau Jawa walaupun dia dipukul kompeni dengan cambuk di kepalanya, sekali-kali tidak berani mengatakan bahwa pukulan itu sakit, tetapi orang Banjar mendengar kata-kata yang keras saja sudah marah dan bila sampai terjadi begitu maka seluruh Banjar akan merupakan buah-buahan yang banyak pada satu tangkai

Rasa cagat bulu awak membaca laporan ini. Hal ini kadang masih terasa di kehidupan Urang Banjar sehari-hari, kita sering baca di koran bagaimana suatu peristiwa pembunuhan di daerah Kalimantan Selatan terjadi hanya karena gara-gara “bacangangan” mata. Orang Banjar yang dipandang matanya merasa tidak terima dan tersinggung.

Itu adalah hal yang negatif, sekarang bagaimana caranya agar kita bisa memanfaatkan sifat keras asli milik Urang Banjar ini menjadi sebuah potensi yang akan mengangkat nama Urang Banjar di mata orang luar. Misalnya Urang Banjar yang saat ini masih banyak menganggur belum ada usaha/kerja, mari kita bangkitkan sifat keras ini menjadi sifat ‘cangkal bausaha’ jangan mau berdiam diri, tapi segera ciptakan kesempatan dan waktu untuk meraih peluang sehingga Urang Banjar yang dahulu ditakuti VOC kembali muncul demi kemajuan banua.

Kada Ulun Biarakan Budaya Banjar Hilang di Dunia

57 comments to Bukti Sifat Keras Urang Banjar

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>