Silakan Berkunjung

Sederhana, namun diharapkan penuh manfaat dan pelajaran. Itulah salah satu tujuan kami mendirikan Kerajaan Banjar Virtual ini, didasari kekhawatiran akan hilangnya budaya Banjar apabila tidak dipelihara, web ini dipersembahkan sebagai dokumentasi digital bagi karya tulis dan adat hidup sehari-hari urang Banjar. Semoga web ini bisa menjadi salah satu alat pelestarian Budaya Banjar melengkapi cara-cara pelestarian budaya Banjar yang kawan-kawan lain sudah lakukan sebelumnya.
Ditulis Oleh Anak Sultan pada 09.09.10

Belajar Bahasa Banjar – 2 -

Bahasa Banjar adalah bahasa yang dipergunakan oleh suku Banjar/Urang Banjar yang pada mulanya mendiami hampir seluruh wilayah Kalimantan. Melalui berbagai macam peristiwa suku Banjar menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, Malaysia dan Brunei. Wilayah komunitas Urang Banjar terbanyak selain di Kalimantan Selatan berada di Sumatera, khususnya di Tambilahan, Muara Tungkal dan Sapat.

Kalau Anda perhatikan Urang Banjar yang sedang berbicara bahasa Banjar, ada pengucapan atau penggunaan kosakata yang berbeda tetapi mempunyai arti yang sama atau mirip. Bahasa Banjar terbagi menjadi dua dialek besar yaitu Bahasa Banjar Kuala, kita singkat BBK. Dan Bahasa Banjar Hulu Sungai, kita singkat BHS.

BK biasanya dipakai oleh orang-orang yang bermukim di daerah Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Pelaihari, Tanah Bumbu, Kotabaru. Sedangkan BHS biasanya dipakai oleh orang-orang yang bermukim di Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong. Pemakai dialek BSH lebih banyak dan terbagi-bagi lagi menjadi berbagai sub-dialek.

Perbedaan dialek kadang hanya dibedakan oleh penyebutan huruf vokalnya saja. Oleh karena itu apabila Anda mendengar Urang Banjar mengucapkan sesuatu jangan buru-buru buka kamus, siapa tahu itu hanya dialeknya saja padahal artinya Anda sudah tahu.

Contoh :
longor (BBK) = lungur (BHS) = kepala gundul, rambut rontok/jarang.
gemet (BBK) = gimit (BHS) = pelan
sedang (BBK) = sadang (BHS) = cukup

BBK dan BHS juga berbeda dalam awalan
Contoh :
“be” (BBK) = “ba” (BHS) = bekunyung (BBK) = bakunyung (BHS) = berenang

Demikian sekilas mengenai BBK dan BHS yang sering kita dengar dalam percakapan bahasa Banjar. Akan kita bahas lebih lanjut.

Kada Ulun Biarakan Budaya Banjar Hilang di Dunia

4 comments to Belajar Bahasa Banjar – 2 -

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>